Analisis Kandungan Rhodamin B Pada saus Tomat Yang Beredar DiKabupaten Wajo Kecamatan Belawa Menggunakan Metode Spektrofotometri UV-Vis

  • Andi Isti Hudayanti Universitas Muslim Indonesia
  • Harti Widiastuti
  • Asriani Suhaenah
Kata Kunci: Saus Tomat, Rhodamin B, Kromatografi Lapis Tipis, Spektrofotometri UV- VIS.

Abstrak

Rhodamin B merupakan pewarna sintesis yang digunakan sebagai pewarna untuk industri tekstil yang berbahaya. Rhodamin B sering disalahgunakan sebagai zat pewarna makanan dan kosmetik, dimana Rhodamin B dapat menyebabkan iritasi pada saluran pencernaan, keracunan bahkan dapat menyebabkan kanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya kandungan Rhodamin B pada sampel saus tomat yang beredar di Kabupaten Wajo Kecamatan Belawa. Pada penelitian ini digunakan enam sampel yang ditandai dengan S1,S2, S3, S4, S5, dan S6. Analisis secara kualitatif menggunakan uji KLT dan secara kuantitatif untuk sampel yang positif menggunakan metode spektrofotometri Uv-Vis. Dari hasil penelitian diperoleh, S1,S2,S3,S4,S5 negatif mengandung Rhodamin B sedangkan S6 positif Rhodamin B dimana nilai Rf 0,68, warna noda merah muda sesuai pembanding Rhodamin B. diperoleh kadar Rhodamin B pada S6 sebesar 0,0057 % (b/b) yang diukur pada panjang gelombang maksimum 545 nm.

Referensi

[1] Astuti, Pudji., Nora Idiawati, Lia Destiarti. 2016. Validasi Metode Pengukuran Kadar Asam Humat Hasil Ekstraksi Kalium Hidroksida Dengan Spektrofotometer Ultraviolet. JKK, Vol 5(2), 69-77.
[2] Heni, A., Rahmadani, & Audina, M. (2022). Analisis Kadar Rhodamin B Pada Gula Kapas dan Arbanat Dengan Spektrofotometri UV-Vis Di Kota Banjarmasin. Sains Mhedicina, 1(1), 33–41.
[3] Hangin, Hiasinta Meliana, Susana Linden and Nurillahi Febria Leswana. 2022. Analisis Kadar Rhodamin B Pada Liptint yang Beredar di Pasar Segiri Kota Samarinda dengan Metode Spektrofotometri UV-Visible. Jurnal SAINS dan Ilmu Farmasi, 7(2).
[4] Permenkes RI, No 722 1988. Tentang bahan Tambahan Pangan Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.
[5] Maryam, S., Muflihunna, A., & Sajadah, U. (2014). Analisis Pewarna Rhodamin B Dalam Saus Tomat Yang Beredar Di Kota Makassar Secara Spektrofotometri Uv-Vis.Jurnal Ilmiah As-Syifaa, 6(2), 107–111.

[6] Menkes RI, 1985.Zat Warna Tertentu yang Dinyatakan Sebagai Bahan Berbahaya. Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.
[7] Saka, A., Laksmita, W., Widayanti, N. P., Agustina, M., & Refi, F. (2018). Identifikasi Rhodamin B Dalam Saus Sambel Yang Beredar Di Pasar Tradisional Dan modern Kota Denpasar. Jurnal Media Sains, 2(1), 8–13.
Diterbitkan
2023-09-04
Bagian
Articles