PROFIL PENYIMPANAN OBAT DI GUDANG INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT MITRA MANAKARRA MAMUJU SULAWESI BARAT

  • Resky Nov Hokilia UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA
  • Hendra Herman Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Sulawesi Selatan
  • A. hasrawati
Kata Kunci: Penyimpanan obat, gudang ,instalasi Farmasi Rumah Sakit Mitra Manakarra Mamuju Sulawesi Barat

Abstrak

Pelayanan kefarmasian di Rumah Sakit termasuk manajemen pengelolaan perbekalan farmasi meliputi penyimpanan obat untuk memperhatikan penyimpanan agar tidak terjadi kesalahan pada saat proses penyimpanan obat dan penyimpanan obat merupakan tahap yang sangat penting untuk menjaga mutu dari obat-obatan. Penyimpanan obat harus menjamin kualitas dan keamanan dari obat sesuai dengan persyaratan kefarmasian. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui profil penyimpanan obat di Gudang Instalasi Farmasi Rumah Sakit Mitra Manakarra Mamuju Sulawesi Barat dan kesesuainnya terhadap regulasi yang berlaku di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode deskriktif dengan cara melakukan wawancara dan observasi, responden dalam penelitian ini terdiri dari Penangung Jawab Apotik dan Penanggung Jawab Gudang di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Mitra Manakarra Mamuju Sulawesi Barat. Pengumpulan data pada penelitian dengan cara observasi, wawancara  dan analisis data. Analisa Presentase tempat penyimpanan dalam kondisi baik dengan nilai hasil  93.1%, tempat penyimpanan narkotika, psikotropika, dan prekursor kondisi baik dengan nilai hasil 100%, aspek metode dan sistem kondisi baik dengan nilai hasil 91,6% dan kartu stok kondisi baik dengan nilai hasil 90%.

Referensi

[1] Permenkes, Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor72 Tahun 2016 TentangStandar Pelayanan kefarmasian di Rumah sakit.Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. 2016
[2] Rigel Danardono, “Evaluasi Prosedur Penyimpanan Dan Pendistribusian Alat Kesehatan/Bahan Pakai Habis Medis Di Gudang Farmasi Rumah Sakit Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta,” pp. 24–70, 2021.
[3] Juliyanti, “Evaluasi Penyimpanan Dan Pendistribusian Obat Di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Siloam Manado,” Pharmacon, vol. 6, no. 4, pp. 1–9, 2017.
[4] Sudaryono. Metode Penelitian Pendidikan . Jakarta: Prenadamedia, 2016
[5] Kemenkes RI, “Petunjuk Teknis Standar Pelayanan Kefarmasian Di Rumah Sakit,” Kementrian Kesehat. Republik Indones., vol. 7, no. 2, pp. 107–15, 2019.
[6] BPOM RI, “Peraturan BPOM No 24 tahun 2021 tentang Pengawasan Pengelolaan Obat dan Bahan Obat, Narkotika, Psikotropika, dan Prekusor Farmasi di Fasilitas Pelayanan Kefarmasian,” Bpom Ri, vol. 11, no. 88, pp. 1–16, 2021.
Diterbitkan
2024-08-20
Bagian
Articles