POTENSI EKSTRAK ALGA MERAH JENIS Eucheuma cottoni SEBAGAI ANTIBAKTERI
Abstrak
Salah satu jenis alga yang dibudidayakan di Indonesia adalah Alga merah Eucheuma cottoni . Alga merah mampu menghasilkan bahan aktif metabolit untuk melindungi diri dari serangan penyakit maupun predator. Pada mulanya pada awalnya alga dimanfaatkan hanya untuk sayuran dan belum diketahui ada zat apa yang terdapat dalam alga. Seiring berjalanya waktu, pengetahuan tentang alga semakin berkembang. Alga merah jenis Eucheuma cottoni memiliki kandungn kimia karagenan, seyawa polisakarida yang di hasilkan dari berbagai jenis alga merah memiliki sifat antimikroba, antiinflamasi, antipiretik, antikoagulan dan aktivitas biologis lainya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi ekstrak alga merah sebagai antibakteri. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur dimana refrensi diperoleh melalui 4 data base yaitu google scholar, pubmed, science direct dan garuda, kemudian berdasarkan pencarian diperoleh 8 jurnal yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Berdasarkan hasil studi literatur diperoleh hasil bahwa ektrak alga merah memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Salmonella thypi, Staphylococcus aureus, Staphylococcus epidermidis, Bacilus subtilis, dan Escherichia coli.
Kata kunci : (Alga Merah, Antibakteri, Eucheuma cottoni).
Referensi
Fahrul, M, Ira Sari, Dian Iriani, Efektivitas Antibakteri Ekstrak Rumput Laut (Eucheuma cottoni) Dengan Pelarut Berbeda. Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan, and Universitas Riau, ‘1 , 1a , 1 1’, 7.April (2021), 1–8
Fitri, 2020. Efektivitas Ekstrak Alga Merah (Eucheuma cottoni) Terhadap Penyembuhan Luka: Kajian Literatur. Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin
Januardi, Deki, Aras Mulyadi, and Dessy Yoswaty. 2023. “Identification of Phytochemical Compounds from Seaweed Extracts Eucheuma Cottonii and Gracilaria Verucossa and Their Effect on Bacteria Growth Escherichia Coli.” 4(1): 5–9.
Kepel RC, Mantiri DMH, Nasprianto, 2018. Biodiversitas makroalga di perairan pesisir Tongkaina, Kota Manado. Jurnal Ilmiah Platax.6(1):160-1
Kurnia, Dewi et al. 2022. “Aktivitas Antibakteri Ekstrak Dan Fraksi Makroalga Eucheuma Cottoni Terhadap Bakteri Penyebab Jerawat .” 9(2): 86–94
Purnami, P. P. C .P., Indraningrat, A. A. A., & Darmayasa, I. B.G. 2022. ‘Biotropika Journal of Tropical Biology Antibacterial Activity Screening of Bacterial Isolates Associated With Seaweed Eucheuma cottonii From Coastal Area In’, 10.2 https://doi.org/10.21776/ub.biotropika.2022.010.02.07
Sari, Arnita, and Nurhikmatul Auliya. "Uji Efektivitas Antibakteri Ekstrak Rumput Laut (Eucheuma cottonii) Terhadap Bakteri Bacillus cereus dan Streptococcus mutans." Pharmaceutical and Traditional Medicine 2.2 (2018): 53-59.
Septiani, 2017. Aktivitas Antibakteri Ekstrak Lamun (Cymodoceae rotundata) Terhadap Bakteri Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus Dan Eschericia coli. Journal of Fisheries Science and Technology. Vol 13 (1)
Sugrani A, Fitriana. ‘Antibacterial and Anticancer Activity of Protein from Red Algae (Eucheuma cottonii)’, 4929 (2021), 594–98
Yoppi Iskandar and others, ‘Activity of Red Algae (Eucheuma cottonii) against Some Bacteria and Fungi’, 11.6 (2019), 2366
Yulianti A, Manggutungi B. ‘Aktivitas Antibakteri Ekstrak Alga Merah Dari Pantai Luk, Sumbawa Terhadap Salmonella Thypi Dan Staphylococcus Aureus. Pendahuluan Metode Penelitian’, 3.1 (2018), 1–11.