ANALISIS KADAR SENYAWA FLAVONOID DARI EKSTRAK ETANOL DAUN KAKAO (Theobroma cacao L.) DENGAN PERBANDINGAN DAERAH TEMPAT TUMBUH
Abstrak
Daun kakao (Theobroma cacao L.) mengandung senyawa aktif yang memiliki banyak manfaat terhadap kesehatan. Flavonoid adalah salah satu senyawa aktif yang terkandung didalamnya yang dapat mencegah pembentukan radikal bebas dan mengurangi kerusakan jaringan akibat peradangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar flavonoid ekstrak etanol daun kakao (Theobroma cacao L.) berdasarkan perbandingan daerah tempat tumbuh dengan menggunakan metode spektofotometri UV-Vis. Sampel diambil dari tiga daerah yaitu Jeneponto, Wajo dan Malino. Metode penelitian ini diawali dengan penyiapan sampel dengan cara dimaserasi dengan pelarut etanol 96%, lalu dilakukan analisis kualitatif dengan metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dan analisis kuantitatif dilakukan pengukuran standar kuersetin dan penetapan kadar flavonoid dengan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang maksimum 430 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun kakao (Theobroma cacao L.) positif mengandung flavonoid dan memiliki kadar flavonoid berturut-turut daerah Jeneponto, Wajo, Malino sebesar 45,812 mgQE/g ekstrak; 41,556 mgQE/g ekstrak, dan; 38,343 mgQE/g ekstrak. Dari hasil diatas dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun kakao (Theobroma cacao L.) dari daerah Jeneponto memilik kadar flavonoid yang lebih tinggi dari dua daerah lainnya.
Referensi
[2] Rani, Z., Ridwanto, R., Miswanda, D., Yuniarti, R., Sutiani, A., Syahputra, R. A., & Irma, R. (2022). Cytotoxicity Test of Cocoa Leaf Ethanol Extract (Theobroma Cacao L.) With Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) Method. Indonesian Journal of Chemical Science and Technology (IJCST), 5(2), 80.
[3] Panche, A. N., Diwan, A. D., & Chandra, S. R. (2016). Flavonoids: An overview. Journal of Nutritional Science, 5.
[4] Husna, P. A. U., Kairupan, C. F., & Lintong, P. M. (2022). Tinjauan Mengenai Manfaat Flavonoid pada Tumbuhan Obat Sebagai Antioksidan dan Antiinflamasi. EBiomedik, 10(1), 76–83.
[5] Sholekah, F. F. (2017). Kandungan Flavonoid Dan Beta Karoten Buah Karika ( Carica pubescens ) Daerah Dieng Wonosobo. 75–82.
[6] Setyo Utomo, D., Kristiani, E. B. E., & Mahardika, A. (2020). Pengaruh Lokasi Tumbuh Terhadap Kadar Flavonoid, Fenolik, Klorofil,Karotenoid Dan Aktivitas Antioksidan Pada Tumbuhan Pecut Kuda(Stachytarpheta Jamaicensis). Bioma, 22(2), 143–149.
[7] Abdillah, Dede, Raden Soedradjad, and Tri Agus Siswoyo. 2015. “Pengaruh Cekaman Kekeringan Terhadap Kandungan Fenolik Dan Antioksidan Tanaman Sorgum ( Sorghum Bicolor L . Moench ) Pada Fase Awal Vegetatif.” Berkala Ilmiah Pertanian 1 (1): 1–4.
[8] Shamloo, Maryam, Elizabeth A. Babawale, Robert J. Agnelo Furtodo, Peter K. Eck Henry, and Peter J. H. Jones. 2017. “Effect of Genotype and Temperature on Accumulation of Plant Secondary Metabolites in Canadian and Australian Wheat Grown Under Controlled Enviroments. University of Manitoba.” Scientific Report 7 (9133): 1–13.
[9] Sari, A. K., Ayuchecaria, N., & Febrianti, D. R. (2019). Analisis Kuantitatif Kadar Flavonoid Ekstrak Etanol Daiun Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) Di Banjarmasin Dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis. Jurnal Insan Farmasi Indonesia, 2(1), 7–17.
[10] Lindawati, N. Y., & Ma’ruf, S. H. (2020). Penetapan Kadar Total Flavonoid Ekstrak Etanol Kacang Merah (Phaseolus vulgaris L.) Secara Spektrofotometri Visibel. Jurnal Ilmiah Manuntung, 6(1), 83–91.
[11] Stankovic, M.S., 2011. Total phenolic content, flavonoid concentration and antioxidant activity of Marrubium peregrinum L. extracts. Kragujevac J Sci, 33(2011), pp.63-72.
[12] Asmoro Bangun, P. P. (2021). Analisis kadar total flavonoid pada daun dan biji pepaya (Carica Papaya l.) Menggunakan metode spektrofotometer Uv-Vis. Jurnal Ilmiah Farmasi Attamru, 2(1), 1–5.
[13] Nurul Aulia K, Abd. Malik, Andi Amaliah D, 2023. Isolasi dan Identifikasi Senyawa Flavonoid Daun Dengen (Dillenia serrata Thunb.).1 [2] (9), 77.
[14] Dyera Forestryana, Arnida, 2020. Phytochemical Screenings And Thin Layer Chromatography Analysis Of Ethanol Extract Jeruju Leaf (Hydrolea spinosa L.). Jurnal Ilmiah Farmako Bahari. 11 (2), 120.
[15] Fitrah Azzahrah, Abd. Malik, Andi Amaliah D, 2023. Isolasi dan Identifikasi Senyawa Golongan Flavonoid Ekstrak Etanol Kulit Buah Markisa Ungu (Passiflora edulis Sims). 1 [2] (8), 62-63.
[16] Erma Yunita, Zihan Khodijah, 2020. Pengaruh Konsentrasi Pelarut Etanol saat Maserasi terhadap Kadar Kuersetin Ekstrak Daun Asam Jawa (Tamarindus indica L.) secara Spektrofotometri UV-Vis. PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia. 17 (02), 287
[17] Aminah, Nurhayati Tomayahu, Zainal Abidin, 2017. Penetapan Kadar Flavonoid Total Ekstrak Etanol Kulit Buah Alpukat (Persea americana Mill.) Dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis. Jurnal Fitofarmaka Indonesia, 4 (2), 229.
[18] Mayerhöfer, Thomas Günter; JürgenPopp. 2018. Why Absorbance Depends (Almost) Linearly on Concentration. ChemPhysChemVol. 20 Hal. 511 – 515.
[19] Kusbiantoro, D. Y. P. 2018. Pemanfaatan kandungan metabolit sekunder pada tanaman kunyit dalam mendukung peningkatan pendapatan masyarakat Utilization of secondary metabolite in the turmeric plant to increase community income. 17(1), 544–549