Perbandingan Kadar Perbandingan Kadar Fenolik Ekstrak Daun Karet Kebo (Ficus elastica) Hasil Ekstraksi Bertingkat Menggunakan Metode Spektrofotometri UV-Vis
Abstrak
ZHAFIRA ANGGRAINI MONDO. Perbandingan Kadar Fenolik Ekstrak Daun Karet Kebo (Ficus elastica) Hasil Ekstraksi Bertingkat Menggunakan Metode Spektrofotometri UV-Vis (Dibimbing oleh Asriani Suhaenah dan Masdiana Tahir).
Tanaman karet kebo (Ficus elastica) dimanfaatkan masyarakat indonesia sebagai obat tradisional, yakni obat penurun tekanan darah, penurun kolesterol, stroke, dan mengurangi nyeri sendi. Daun karet kebo (Ficus elastica) mengandung metabolit sekunder seperti saponin, polifenol, flavonoid dan tanin. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan perbandingan kadar senyawa fenolik ekstrak daun karet kebo (Ficus elastica) hasil ekstraksi bertingkat menggunakan metode spektrofotometri uv-vis. Proses ekstraksi menggunakan 3 jenis pelarut yang berbeda, yaitu n-heksana (nonpolar), etil asetat (semipolar) dan etanol (polar) menggunakan alat sonikator. Penetapan kadar fenolik menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis, dengan panjang gelombang maksimum 772 nm dan menggunakan asam galat sebagai pembanding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar dipengaruhi oleh pelarut yang digunakan pada perbandingan kadar senyawa fenolik ekstrak daun karet kebo (Ficus elastica) dengan metode ekstraksi bertingkat yaitu ekstrak n-heksan 3,774 mgGAE/g, ekstrak etil asetat 12,696 mgGAE/g, ekstrak etanol 74,396 mgGAE/g.
Referensi
[2] Salsabilla Darmawan, A., Bila Destina Putri, S., Rizky Alfarizi, M., Oktavianty, H., & Kunci, K. (n.d.). Formulasi Minuman Fungsional Ekstrak Daun Karet Kebo (Ficus elastica) dan Ekstrak Batang Serai (Cymbopogon nardus) Formulation Functional Drink Rubber Leaf (Ficus elastica) Extract and Lemongrass (Cymbopogon nardus) Extract.
[3] H. Arief Hariana. (2008). Tumbuhan obat dan khasiatnya (2nd ed.). Niaga swadaya.
[4] Illing, Ilmiati, Wulan Safitri, & Erfiana. (2017). Uji Fitokimia Ekstrak Buah Dengen. Jurnal Dinamika, 8(1), 66–84.
[5] Indrawati Ni Luh, S. Farm. , A., & Razimin, S. Si. , A. (2013). Bawang Dayak Si Umbi Ajaib Penakluk Aneka Penyakit (Indah Yunita, Ed.). PT Agromedia Pustaka
[6] Depkes RI. (2020). Farmakope Indonesia Edisi VI. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.
[7] Nurhadi, B., Wulandari, E., (2020) Yushini Ayu Laras Ratri Program Studi Teknologi Pangan, dan, & Teknologi Industri Pertanian, F. (n.d.). Aktivitas Antioksidan Ekstrak Dedak Hanjeli (Coix lachryma-jobi L.) Dengan Beberapa Jenis Pelarut Antioxidant Activity Of Adlay Extract (Coix lachryma-jobi L.) With Different Solvent. https://doi.org/10.31186/j.agroind.10.1.1-11
[8] Nuraida, Hutagaol Dermawan, & Hariani Farida. (2022). Monograf Konsentrasi Ekstrak Serai Wangi Kajian Mortalitas Ulat Grayak (Spodoptera litura). Guepedia : Jawa Barat
[9] Dewantara Lalu Aang Robby, Ananto Agus Dwi, & Andayani Yayuk. (2021). Penetapan Kadar Fenolik Total Ekstrak Kacang Panjang (Vigna unguiculata) dengan Metode Spektrofotometri UV-Visible. Limbung Farmasi ; Jurnal Ilmu Kefarmasian, 2
[10] Supriningrum Risa, Nurhasnawati Henny, & Faisah Siti. (2020). Penetapan Kadar Fenolik Total Ekstrak Etanol Daun Serunai (Chromolaena odorata L.) Dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis. Al Ulum Sains Dan Teknologi, 5.
[11] Bayani Faizul. (2016). Analisis Fenol Total Dan Uji Aktivitas Antioksidan Dari Ekstrak Buah Sentul (Sandroicum koetjape Merr.) Jurnal Ilmiah Pendidikan Kimia “Hydrogen,” 4(1), 55-69
[12] Primadiamanti Anissa, & Amura Lia. (2020). Analisis Senyawa Fenolik Pada Ekstrak Daun Sirih Hijau (Piper betle L). Jurnal Farmasi Malahayati, 3(1), 23–31
[13] Hana Mufidah Amini, Inur Tivani, & Joko santoso. (2017). Pengaruh Perbedaan Pelarut Ekstraksi Daun Pandan Wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb.) Terhadap Aktivitas Antibakteri Staphylococcus aureus.
[14] Reza Saputra, Andarini Diharmi, & Edison. (2021). Ekstraksi Anggur Laut (Caulerpa lentillifera) Secara Maserasi Bertingkat Dengan Pelarut Berbeda Polaritas.
[15] Uray Lusiana. (2012). Penetapan Kurva Kalibrasi, Bagan Kendali Akurasi Dan Presisi Sebagai Pengendalian Mutu Internal Pada Pengujian COD Dalam Air Limbah. Biopropal Industri, 3(1).
[16] Hasnaeni, Wisdawati, & Suriati Usman. (2019). Pengaruh Metode Ekstraksi Terhadap Rendemen Dan Kadar Fenolik Ekstrak Tanaman Kayu Beta-Beta (Lunasia amara Blanco). Jurnal Farmasi Galenika , 175–182.
[17] Hamka Zulfahmi, Noena Raymond Arief N., & Azmin Ratasya Arsya Putri. (2022). Pengaruh Metode Maserasi Bertingkat Terhadap Nilai Rendemen Dan Profil Kromatografi Lapis Tipis (KLT) Ekstrak Daun Kemangi (Ocimum basilicum L.,). Kesehatan Yamasi Makassar, 6.